Pages

Selasa, 10 Oktober 2017

PEMBULUH DARAH : PENGERTIAN, FUNGSI, DAN JENIS-JENISNYA

PEMBULUH DARAH


A. PENGERTIAN PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah. Pembuluh darah biasa di sebut oleh orang awam dengan sebutan urat. Pembuluh darah merupakan jaringan elastis membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh, kemudian mengembalikannya lagi kedalam jantung. Pembuluh darah termasuk kedalam sistem pembuluh darah,yang mana pada mamalia, sistem ini terdiri jantung, arteri besar, arteriol (arteri kecil), kapiler (pembuluh darah kecil di ujung jaringan dan sel), venula (vena kecil) dan vena. Fungsi utama sistem ini adalah menyalurkan darah yang mengandung oksigen ke sel dan jaringan dan mengembalika darah vena ke paru-paru untuk pertukaran gas oksigen (O2) dengan karbon dioksida (CO2).

B. STRUKTUR PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah terbagi dua, yaitu arteri dan vena.
STRUKTUR PEMBULUH DARAH

1. Arteri
Arteri membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh darah arteri  terdiri atas lapisan-lapisan sebagai berikut:
  • Tunika intimaadalah lapisan terdalam dari pembuluh darah yang terdiri atas selapis sel endotel yang membatasi permukaan dalam pembuluh. Di bawah lapisan endotel adalah lapisan subendotel, terdiri atas jaringan penyambung jarang halus yang kadang-kadang mengandung sel otot polos yang berperan untuk kontraksi pembuluh darah.
  • Tunika mediaini adalah lapisan tengah yang terdiri dari serat otot polos yang tersusun melingkar. Pada arteri yang lebih besar, tunika media dipisahkan dari tunika intima oleh suatu lamina elastik interna. Membran ini terdiri atas serat elastik, biasanya berlubang-lubang sehingga zat-zat dapat masuk melalui lubang-lubang yang terdapat dalam membran dan memberikan supply O2 dan makanan lainnya kepada sel-sel yang terletak jauh di dalam dinding pembuluh. Pada pembuluh besar, sering ditemukan lamina elastika eksterna yang lebih tipis yang memisahkan tunika media dari tunika adventitia yang terletak di luar.
  • Tunika adventitiaatau lapisan terluar terdiri atas dengan jaringan ikat kolagen dan elastik, terutama kolagen tipe I. Pada pembuluh yang lebih besar, terdapat vasa vasorum bercabang-cabang luas dalam adventitia.
  • Anastomosis Arteriovenosaadalah hubungan langsung antara sirkulasi arteri dan vena. Anastomosis arteriovenosa ini tersebar di seluruh tubuh dan umumnya terdapat pada pembuluh-pembuluh kecil berfungsi mengatur sirkulasi pada daerah tertentu, terutama pada jari, kuku, dan telinga. Sistem ini mempunyai peranan pengaturan sirkulasi pada berbagai organ dan berperanan pada beberapa fenomena fisiologi seperti menstruasi, perlindungan terhadap suhu yang rendah, dan ereksi. Anastomosis arteriovenosa banyak dipersarafi oleh sistem saraf simpatis dan parasimpatis (sistem saraf otonom). Selain mengatur aliran darah pada berbagai organ, anastomosis ini mempunyai fungsi termoregulator atau pengatur suhu yang khususnya terbukti pada kulit anggota gerak (ekstremitas).

2. Vena
Vena  berfungsi membawa darah dari perifer (ujung) kembali ke jantung dan paru-paru. Vena terdiri dari beberapa lapisan, yaitu :
  • Tunica intima:  terdiri dari lapisan endothelium yang mengandung sel pipih selapis, dan lapisan subendothelium yang berisi jaringan ikat tipis langsung berhubungan dengan tunica adventitia.
  • Tunica media:  lapisan ini tipis, otot polosnya bercampur dengan jaringan ikat.
  • Tunica adventitia:  adalah lapisan paling tebal pada vena, lapisan ini juga lapisan yang paling berkembang. Jaringan ikat longgar dengan serabut kolagen yang membentuk berkas-berkas longitudinal, sel fibroblas tampak diantaranya. Sel-sel otot polos juga sering tampak pula.
  • Vasa vasorumadalah pembuluh darah kecil yang memberikan pasokan metabolit-metabolit untuk sel-sel di tunika adventitia dan tunika media pembuluh-pembuluh darah besar, apakah itu vena besar maupun arteri besar, karena lapisan-lapisannya terlalu tebal untuk diberi makanan oleh difusi langsung dari aliran darah.

PEMBULUH DARAH 
C. FUNGSI PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah berfungsi membawa darah yang dipompa dari ventrikel kiri jantung ke seluruh tubuh, darah tersebut mengandung oksigen yang diikat oleh hemoglobin atau Hb didalam darah. Didalam darah juga terdapat protein dan glukosa yang mana komponen tersebut dibutuhkan oleh jaringan dan sel nantinya. Setelah sampai ke seluruh tubuh atau organ targetnya melalui anastomosis arteriovenosa dan juga kapiler. Oksigen dan metabolit tersebut di pasok ke organ target hingga tercapailah tujuan dengan oksigen dan metabolit seperti glukosa tersebut, sel-sel di seluruh tubuh dapat mengalami metabolisme aerob (menggunakan O2) untuk menjalankan fungsinya. Kemudian oksigen tersebut ditukar dengan karbon dioksidan, kemudian kembalilah darah itu darah ke jantung melalui vena kecil kemudian vena besar, setelah sampai dijantung, darah tersebut dipompa oleh ventrikel kanan jantung ke dalam paru, atau sistem ini disebut juga dengan sirkulasi pulmoner. Sampai diparu, darah yang membawa CO2 tersebut ditukar kembali dengan O2 yang baru kita hirup, melalui mekanisme difusi. Pembuluh darah juga berfungsi untuk membawa sel darah putih ketika terjadi infeksi untuk mekanisme penyembuhan, sel darah putih tersebut yang merupakan imun tubuh seseorang akan melawan kuman ataupun benda asing yang masuk kedalam tubuh, sehingga ketika imunitas seseorang melemah ataupun kuman yang masuk kedalam tubuh terlalu kuat, disitulah seseorang terkena penyakit.

D. MACAM – MACAM PEMBULUH DARAH
Secara garis besar, pembuluh darah terbagi menjadi dua, yaitu arteri dan vena.
1. Jenis-jenis arteri
  • Arteri elastik:  adalah pembuluh terbesar di tubuh, contoh arteri ini adalah aorta(pembuluh darah terbesar yang menyambut darah setelah baru dikeluarkan dari ventrikel kiri jantung), trunkus pulmonalis (pembuluh darah yang menyambut darah yang keluar dari pompaan ventrikel kanan jantung), dan juga cabang-cabang utamanya. Dinding pembuluh darah jenis ini terutama terdiri dari jaringan ikat elastik, memperlihatkan daya tahan dan kelenturan ketika darah mengalir. Dinding pembuluh ini sangat melebar selama sistol(kontraksi jantung atau pompa jantung). Sewaktu diastol (relaksasi jantung), dinding kembali mengerut (recoil) dan mendorong darah maju.
  • Arteri muskular: dinding mengandung banyak otot polos, juga mengontrol aliran darah  melalui vasokontriksi (menguncup) dan vasodilatasi (mengembang), mekanisme ini diatur oleh sistem saraf otonom.
  • Arteriol: arteri kecil dengan satu sampai lima lapisan otot polos, arteriol terminal akan mengalirkan darah ke pembuluh darah paling kecil, yaitu kapiler.

2. Jenis-jenis kapiler
  • Vas capillare continuum: adalah jenis yang paling banyak, endotel membentuk lapisan utuh.
  • Vas capillare fenestratum: mengandung fenestra ataupun pori-pori pada endotelnya. Terdapat di kelenjar endokrin, usus halus, dan glomerulus ginjal
  • Vas capillare sinusoideum: memperlihatkan diameter lebar dengan celah di antara sel-sel endotel. Membrana basalisnya tidak terbentuk sempurna. Kapiler ini terdapat di hati, limpa, dan sumsum tulang.

JENIS JENIS KAPILER
3. Jenis-jenis vena
  • Vena cava:vena ini adalah pembuluh darah yang menyambut darah dari seluruh tubuh yang mengandung CO2 ketika hendak masuk kedalam jantung, vena ini merupakan vena terbesar, vena cava ada dua yaitu vena cava superior yang letaknya diatas jantung, dan vena cava superior yang terletak dibawah vena cava inferior.
  • Vena pulmonalis: vena ini membawa darah dari paru atau sirkulasi pulmoner ke dalam jantung, vena ini mengandung darah yang berisi O2. Vena pulmonalis juga terbagi dua yaitu vena pulmonalis dextra yang membawa darah dari paru-paru kanan, dan vena pulmonalis sinistra yang membawa darah dari paru-paru kiri.
  • Vena cutanea: adalah vena yang tampak di bawah kulit, yang biasa ditusuk saat seseorang di infus.
  • Deep vein: adalah vena yang terletak lebih dalam dan berdekatan dengan arteri, vena ini tidak tampak dari luar kulit.
  • Venula: ini adalah vena dengan ukuran terkecil, dan berhubungan langsung dengan kapiler.

Nah itulah postingan kami tentang Pembuluh Darah. Semoga dapat dipahami dengan baik. Apabila masih ada hal yang belum dimengerti, silahkan sahabat tanyakan melalui kotak komentar di bawah ini. Kami akan berusaha menjawabnya dengan cepat dan tepat. Terimakasih telah berkunjung jangan lupa follow dan komentarnya.

sumber : http://www.softilmu.com/2015/10/Pengertian-Fungsi-Struktur-Macam-Macam-Jenis-Pembuluh-Darah-Adalah.html


darah : pengertian, fungsi dan komponen penyusunnya

Pengertian Darah

Pengertian darah merupakan suatu cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup (akan tetapi tumbuhan tidak mempunyai darah) yang memiliki fungsi sebagai alat transportasi zat, sebagai pertahanan tubuh dari serangan berbagai macam jenis kuman, bahan hasil metabolisme untuk tubuh, dan lain sebagainya. 

Darah adalah cairan dalam tubuh yang sangat penting keberadaannya, hal ini karena darah berfungsi sebagai alat transportasi dan juga mempunyai banyak manfaat lainnya untuk menunjang kehidupan. Tanpa adanya darah yang cukup, seseorang akan mengalami berbagai macam gangguan kesehatan dan yang lebih paahnya dapat menyebabkan kematian. 

Pengertian Darah
Darah yang ada pada tubuh manusia pada umumnya mengandung 55% plasma darah atau cairan darah serta 45% sel-sel darah atau darah padat. Jumlah darah dalam tubuh sekitar 1/13 (sepertigabelas) berat tubuh orang dewasa atau sekitar 4-6 liter.

Pengertian darah merupakan cairan yang kental dan berwarna merah. Kekentalan suatu darah dapat disebabkan karena banyak sedikitnya senyawa dengan berbagai jenis macam berat molekul, ada yang kecil sampai besar seperti protein yang terlarut di dalam darah. Warna merah ada yang merah terang apabila darah tersebut banyak mengandung oksigen dan ada yang merah tua apabila darah tersebut kekurangan oksigen. Warna merah yang ada pada darah dapat disebabkan oleh hemoglobin dan protein pernapasan yang mempunyai kandungang besi dalam bentuk heme, serta tempat terikatnya molekul-molekul oksigen.

Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang artinya darah tersebut mengalir dalam pembuluh darah serta disirkulasikan oleh jantung. Lalu jantung akan memompa darah tersebut untuk menuju ke paru-paru guna melepaskan sisa-sisa metabolisme yang dapat berupa karbondioksida dan menyerap oksigen dengan melalui pembuluh arteri pulmonalis, kemudian dibawa kembali ke jantung dengan melalui vena pulmonalis. Selanjutnya darah tersebut dikirimkan ke seluruh tubuh dengan melalui saluran pembuluh darah yaitu aorta. Pengertian darah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dengan melalui pembuluh kapiler. Darah akan kembali ke jantung oleh pembuluh darah yaitu vena cava superior dan vena cava inferior. Untuk lebih lengkapnya, berikut fungsi darah. 
Fungsi Darah
Fungsi Darah
  1. Sebagai Zat Pengangkut
    Salah satu fungsi darah yang sangat penting adalah sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hasil buangan metabolisme, oksigen, karbondioksida, dan hormon. Komponen darah seperti plasma darah dan trombosit mempunyai peran yang sangat penting bagi tubuh, yaitu sebagai pertahanan pertama dari berbagai macam serangan penyakit.
  2. Mengangkut Oksigen
    Sudah dijelaskan dari pengertian darah diatas, fungsi darah manusia merupakan suatu cairan yang ada di dalam tubuh guna mengangkut oksigen yang sangat diperlukan oleh sel-sel yang ada di seluruh tubuh.
  3. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
    Fungsi darah juga untuk menyuplai jaringan tubuh dengan berbagai macam nutrisi, mengangkut sisa metabolisme, serta memiliki kandungan berbagai bahan-bahan penyusun sistem imun sehingga mampu mempertahankan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Terdapat hormon-hormon dari sistem endokrin yang juga diedarkan dengan melalui darah.
  4. Mengangkut karbondioksida dari jaringan guna dikeluarkan melalui paru-paru.
  5. Menyebarkan panas ke seluruh tubuh.
  6. Dapat menutup luka dengan melalui keping darah.
  7. Menyebarkan panas ke seluruh tubuh.
  8. Memelihara keseimbangan asam dan basa yang ada dalam tubuh


Komponen Darah

Komponen Darah
Apabila ketika sedang melihat darah dengan mata telanjang (tanpa menggunakan alat seperti mikroskop dan lain sebagainya) tentu yang terlihat hanyalah sebuah cairan yang berwarna merah. Namun, sebenarnya darah tersebut terbentuk dari komponen darah yang mempunyai fungsi darah yang sangat penting dan saling berkaitan. Berikut komponen darah : 
  1. Korpuskuler
  2. Korpuskuler adalah unsur padat yang ada pada darah dan teridiri dari sel darah merah (Eritrosit), sel darah putih (Leukosit), dan keping darah (Trombosit).
  3. Sel Darah Merah (Eritrosit)
  4. Sel darah merah atau dapat disebut juga dengan Eritrosit merupakan bagian utama dari sel darah. Sel darah merah mempunyai bentuk bikonkaf atau pipih dengan kedua sisi yang cekung terdapat di bagian tengah. Warna merah yang ada pada eritrosit dikarenakan terdapat kandungan hemoglobin di dalamnya. Fungsi darah eritrosit atau sel darah merah berguna untuk mengikat oksigen.
  5. Sel Darah Putih (Leukosit)
  6. Sel darah putih atau Leukosit mempunyai inti, akan tetapi tidak mempunyai bentuk tetap. Fungsi leukosit atau sel darah putih adalah sebagai pemakan bibit-bibit penyakit dan benda asing yang lainnya yang akan masuk ke dalam tubuh. Leukosit atau sel darah putih jumlahnya akan meningkat tergantung dengan banyak sedikitnya bibit penyakit ataupun benda asing yang masuk ke tubuh. Sel darah putih terdiri dari beberapa jenis, antara lain : limfosit, monosit, granulosit, dan agranulosit.
  7. Keping Darah (Trombosit)
  8. Keping darah atau Trombosit mempunyai bentuk yang bulat kecil. Keping darah adalah salah satu dari komponen darah yang mempunyai peranan penting di dalam proses pembekuan darah. Pada saat terjadi luka, maka keping darah atau trombosit tersebut akan menutupi pembuluh darah yang rusak dengan cara membentuk sebuah jaring-jaring berupa benang fibrin. Selain fungsi trombosit untuk menutup luka, trombosit juga berfungsi untuk melawan infeksi yang disebabkan karena virus dan bakteri dengan cara menghancurkan dan memakan virus atau bakteri tersebut.
  9. Plasma Darah
  10. Plasma darah merupakan komponen darah yang terdiri dari protein darah dan air (Albumin, Globulin, dan Fibrinogen). Cairan yang ada pada plasma darah yang tidak memiliki kandungan fibrinogen disebut serum darah. Protein dalam serum darah tersebut mempunyai fungsi sebagai antibodi terhadap gangguan dari benda asing. Fungsi plasma darah adalah untuk mengangkut berbagai sari makanan atau nutrisi menuju ke sel-sel serta jaringan tubuh dan membawa sisa metabolisme ke tempat pembuangan. Peran plasma darah juga dapat menghasilkan zat antibodi guna menjaga sistem kekebalan tubuh.


Itulah pengertian darah, fungsi darah, dan komponen darah. Perlu diketahui bahwa darah sangat penting keberadaanya.

sumber : http://woocara.blogspot.co.id/2016/03/pengertian-darah-fungsi-darah-komponen.html

Jantung dan fungsinya


Pengertian Jantung Dan Fungsinya Pada Manusia

Posted on 


Fungsi dan Anatomi Jantung Manusia

A. Anatomi Jantung
Jantung terletak di rongga dada. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan dengan berat sekitar 300 gram. jantung dalam sistem sirkulasi berfungsi sebagai pompa darah.
Jantung terdiri dari otot jantung (miokardium). Membran jantung luar bagian dilapisi dengan selaput jantung (pericardium). Perikardium terdiri dari 2 lapisan. Lapisan luar disebut lamina panistalis dan lapisan dalam yang menempel pada dinding jantung disebut lamina visceral. Di antara lapisan ini ada ruang perikardii rongga diisi dengan cairan perikardii. Cairan ini berfungsi untuk menahan gesekan. Bagian dalam dilapisi endokardium. 
Jantung memiliki empat ruang, yaitu :
  • atrium (atrium kiri),
  • dexter atrium (atrium kanan),
  • ventrikel sinister(bilik kiri),
  • ventrikel dexter (bilik kanan).
Antarsisi kiri dan jantung kanan yang dipisahkan oleh septum (sekat) dalam bentuk otot padat.
Atrium jantung ruangan tempat masuknya pembuluh darah (vena). Antara atrium kiri dan ventrikel kiri adalah katup valvula bikuspid (katup berdaun dua). Katup ini mencegah darah di ventrikel kiri yang tidak mengalir kembali ke atrium kiri saat jantung berkontraksi.
Memiliki otot ventrikel lebih tebal dari atrium, situasi ini menyebabkan ventrikel memompa darah keluar dari fungsi jantung. Antara atrium kanan ke ventrikel kanan yang valvula katup trikuspid (katup berdaun tiga). Katup ini mencegah darah dalam ventrikel kanan yang tidak mengalir kembali ke atrium saat jantung berkontraksi.
Terus menerus memompa darah jantung ke seluruh tubuh. Jantung memompa darah dengan cara kontrak sehingga jantung dapat memperluas dan kontrak. Hal ini menimbulkan kontraksi jantung berdenyut yang dapat dirasakan dalam arteri di beberapa tempat.
Ketika dikontrak, atrium dan ventrikel bergantian mengembang dan tunas. Ketika atrium mengembang, mengisap darah dari jantung ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah (vena kava superior dan inferior vena cava). Darah tersedot ke dalam darah dari atrium kanan dan vena paru kaya oksigen ke dalam atrium kiri.
Ketika atrium furl ventrikel mengembang dan darah mengalir dari atrium ke ventrikel. Fungsi ventrikel merupakan bagian dari jantung untuk memompa darah untuk meninggalkan jantung.
Ketika tunas ventrikel ventrikel kiri, darah yang kaya oksigen dipompa ke seluruh tubuh, sedangkan ventrikel kanan dalam darah yang kaya CO2 ke paru-paru memompa. Setelah memompa keluar darah, mengendur otot ventrikel dan pengalaman relaksasi maksimal sehingga tekanan jantung sangat rendah. Peristiwa ini disebut diastole.
Ketika darah ke ventrikel, melalui bundel rangsang Nya terputus dalam waktu kurang sepersepuluh detik. Situasi ini digunakan oleh otot jantung untuk beristirahat. Setelah itu, tunas otot ventrikel dan sejumlah besar darah yang dipompa dari ventrikel ke arteri pulmonalis dan aorta, situasi ini membuat tekanan ruangan untuk jantung maksimal. Peristiwa ini disebut systole. Belajar dengan hati-hati mengikuti kerja jantung dan aliran darah di jantung.

Fungsi jantung

Kerja jantung melalui mekanisme berulang dan terus menerus yang juga dikenal sebagai siklus jantung sehingga secara visual melihat atau dikenal sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang, jantung berkonstraksi untuk mengosongkan isi jantung dan bersantai untuk mengisi dengan darah.
Dalam siklus, melakukan periode jantung sistolik yaitu periode ketika kontrak dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastolik adalah periode relaksasi dan pengisian darah ke jantung. Kedua melonggarkan teras dan kontrak secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan kontrak secara bersamaan juga melakukan mekanisme tersebut.
Sel-sel otot jantung untuk kontrak untuk tujuan memompa darah yang dipicu oleh potensial aksi dan menyebar melalui membran sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdetak “berirama”, ini adalah hasil dari tindakan potensi dibawa oleh jantung sendiri.
Insiden itu disebabkan karena jantung mempunyai mekanisme untuk menciptakan aliran listrik sendiri untuk melakukan kontraksi atau memompa dan relaksasi. Mekanisme kerja listrik yang menyebabkan dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K +, Na +, dan Ca ++. Karena itu, ketika terjadi gangguan dalam tubuh dalam kadar elektrolit akan menyebabkan gangguan juga pada mekanisme aliran listrik di dalam jantung manusia.
Otot jantung menghasilkan arus listrik dan menyebar ke jaringan di sekitar jantung dan disampaikan melalui cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil dari aktivitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh seperti pada permukaan dada, punggung, lengan atas atau pergelangan tangan, dan ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut ElectroKardioGram (EKG) .
Jadi fungsi EKG adalah untuk merekam kegiatan listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh arus listrik jantung yang muncul untuk mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan proses tertentu di dalam jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosa tingkat normal jantung, gangguan irama jantung, serta kerusakan pada otot jantung.
Hal ini disebabkan oleh adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas mekanis, sehingga dalam kasus pola listrik abnormal, biasanya juga disertai dengan adanya otot jantung mekanis atau manusia normal.
Setiap darah dan darah oksigen mengandung terlalu banyak kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar menuju ventrikel kanan. Ini terjadi setelah atrium kanan terisi dengan darah, yang pada gilirannya mendorong darah ke ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katup pulmonalis ke arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru.
Paru-pury aliran darah melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan kantong udara di sekitarnya di paru-paru untuk menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida untuk mengalirkan darah ke dalam pembuluh darah paru ke atrium kiri tongkat. Sirkulasi darah di bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi paru.
Ketika darah di atrium kiri dan ventrikel kiri didorong ke arah, da selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke aurta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Dalam darah yang kaya oksigen kecuali paru-paru, maka diberikan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.

Jantung Yang Berfungsi Tidak Normal

Jika penurunan fungsi jantung, kinerja jantung yang abnormal menyebabkan penyakit jantung. Ada beberapa jenis penyakit jantung disebabkan fungsi jantung yang abnormal sebagai berikut:
1. Penyakit Jantung Koroner
Adalah penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (arteri koroner) karena timbunan lemak dan kolesterol. Jika darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, pasien dapat menderita serangan jantung fatal.
2. Penyakit Jantung Bocor
Adalah suatu kondisi di mana ada lubang di septum jantung karena kelainan struktur jantung. Secara garis besar, penyakit ini merupakan penyakit bawaan. Dalam kasus jantung bocor, sirkulasi darah mengalir sirkulasi darah kotor ke net sehingga bayi menjadi biru. Jika terlalu banyak darah kotor sirkulasi darah beredar untuk membersihkan dan memasuki organ-organ vital seperti otak, bisa ada sesak napas, disertai kejang-kejang, dan bahkan kematian.
3. Penyakit Jantung Lemah
Adalah suatu kondisi di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk jumlah anggota badan. Hal ini disebabkan semakin besar otot jantung sehingga kemampuannya untuk memompa akan ditolak. Ini adalah salah satu dari banyak konsekuensi dari tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Itu adalah beberapa jenis penyakit yang disebabkan karena penurunan fungsi jantung atau abnormal.

http://www.dosenpendidikan.com/pengertian-jantung-dan-fungsinya-pada-manusia/

Sabtu, 09 September 2017

Rahasia Istana Kabut

Rahasia Istana Kabut


Ester dan keluarganya berlibur ke villa yang dibeli papanya dua tahun yang lalu. Villa itu agak terpencil dan dari jauh tampak diselimuti kabut. Ester menamainya Istana Kabut. Saat Ester dan Bella merapikan kamar, terdengar teriakan dan langkah orang berlari.
“Kak Esteer…Mama dan papa ada keperluan mendadak,mereka akan pergi siang ini dan baru pulang besok pagi….,” teriak Viko sambil berlari.
“Apaaa?! Kita kan barusan sampai…!” Ester terkejut dan langsung berlari kekamar Mama.
“Mama mau pergi?”tanya Ester.
“Ya sayang, ada pasien darurat yang harus ditangani, jadi harus balik ke kota, besok pagi ke sini lagi. Tidak usah takut, ada Pak Dirman dan Bik Inah yang jaga villa…,” kata Mama menjawab pertanyaan Ester. Mama dan Papa adalah dokter bedah. Kapan pun ada pasien darurat mereka harus siap menangani.
Malam pun tiba. Pak Dirman dan Bik Inah pamit kenduri ke tetangga. Tiba-tiba… … PET!!! Listrik padam! Ester yang belum tertidur membangunkan Bella dan Viko yang tertidur pulas.
“Ada apa…?”Tanya Bella yang terbangun.
“Listrik mati tapi lampu tetangga menyala…”Jawab Ester. Tiba-tiba….PRANG! BRAK!! Terdengar suara barang pecah disusul suara pintu dibanting dengan keras dan alunan denting piano. Semua ketakutan. Ester mencoba menelepon Pak Dirman, sial HPnya tidak aktif.
“Gimana,Kak…Aku takuuut…,”Viko mulai menangis.
“Ayo cek saklar listrik…,”usul Bella. Mereka keluar rumah sambil bergandengan tangan mencari saklar listrik.Ternyata njeglek, off.
Ketika listrik sudah menyala mereka berjalan kembali ke villa. Baru beberapa langkah tiba-tiba empat orang lelaki mengepung dan membentak dengan keras “Diam,jangan bergerak….!” Dalam waktu singkat mereka menawan ketiga anak tersebut dan membawa mereka pergi. Ester mencoba berteriak minta tolong tapi percuma saja karena mulutnya dilakban. Setengah jam berlalu,mobil yang mereka naiki berhenti.
“Bebaskan mereka!”perintah seseorang. Ketika ikatan tangan, penutup mata dan lakban dibuka, Bella, Ester,Viko kaget setengah mati. Papa dan Mama ada disana!
“Selamat datang anak-anak,maaf kejutannya sangat tidak menyenangkan,”kata Papa ”kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, jadi waspadalah. Menguasai teknik bela diri sangat membantu,jadi rajinlah berlatih. Jangan suka bolos latihan seperti selama ini.” sambung Papa. Papa memang luar biasa, kejutannya tak terduga, papa mendidik anak dengan menghadapkan ke realitas nyata.
Tiga malam berlalu, tiap tengah malam sering terdengar suara-suara aneh yang hanya didengar Bella,Ester,dan Viko saja. Keesokan harinya, sambil berjalan-jalan disekitar villa,mereka memperhatikan villa dengan seksama.
“Hey,ada sepeda!”seru Viko. Viko berlari ke sepeda yang kumuh dan tua yang tersandar di dinding. Viko mengambil sepeda itu dan… GREK!!! Dinding villa tiba-tiba bergeser dan tampak tangga menuju ruang bawah tanah. Semua terkejut. Bersama-sama mereka menuruni tangga. Di ujung tangga mereka melihat sebuah piano dan seorang pemuda yang kucel dan dekil dengan rambut panjang acak-acakan tampak mengawasi dengan beringas. Bella menyuruh Viko memanggil Papa, Mama, Pak Dirmandan Bik Inah. Semua orang yang dipanggil Viko pun datang.
“Siapa kamu?”Papa bertanya dengan suara keras dan berwibawa. Pemuda tersebut tertawa. Tiba-tiba Bik Inah berlari memeluk kaki Papa dan menangis.
“Maafkan saya Pak,dia Anto anak saya…Dia menderita gangguan jiwa. Sudah banyak uang saya habiskan untuk membawa ke dukun tapi tidak sembuh.”
“Anto mungkin mengidap penyakit Skizofrenia,solusinya ke dokter jiwa bukan dukun. Jangan dikurung, dengan penanganan yang tepat, Anto mungkin bisa sembuh,”kata Papa. Sore itu Anto dibawa ke rumah sakit jiwa, diantar Papa dan Mama.
“Mungkin tengah malam kami baru sampai dirumah jadi makannya tidak usah menunggu kami,”pesan Mama sebelum pergi.
“Iya…,tidak usah takut,kan Anto mau kami bawa ke rumah sakit, jadi tidak ada lagi yang teriak, membanting barang dan main piano” ujar Pak Dirman sambil mengedipkan mata. Semua tertawa, Ester tersipu malu. Sepeninggal mereka, Ester mengajak saudara-saudaranya makan malam dan main kartu diruang tamu. Jam 23.00 Papa dan Mama belum pulang. Ester mulai mengantuk.
“Ayo tidur di kamar….,”ajak Ester. Bella yang diajak hanya diam terpaku tidak mampu bicara.
“Ada apa sih?”Tanya Ester dengan heran.
“Su…,suara…,i….itu” Bella berbicara terbata-bata dengan muka ketakutan. Ester pucat pasi. Dari arah gudang terdengar jelas suara-suara aneh yang mereka takutkan selama ini. Ester pun pingsan seketika.

Gunungkidul,24 Desember 2015

Selasa, 05 September 2017

HUT SMP NEGERI 1 WONOSARI


Pada hari Senin, 4 September 2017 kemarin,SMP Negeri 1 Wonosari merayakan ulang tahun yang ke-65. Ulang tahun kali ini diisi dengan berbagai acara seperti jalan sehat, lomba scrabble, Spensa Got Talent, menghias tumpeng, lukis, sesorah, pidato, kebersihan kelas dan mading, dan masih banyak lagi. Perayaan ulang tahun dibuka dengan upacara bendera disertai pelantikan OSIS masa bakti 2017/2018. Upacara berjalan dengan lancar walaupun cuaca agak mendung. Seusai upacara, siswa siswi SMP Negeri 1 Wonosari diminta mengganti seragam yang dipakai upacara dengan pakaian olahraga untuk mengikuti jalan sehat. Tetapi, bagi perwakilan kelas yang mengikuti lomba scrabble tidak mengikuti jalan sehat karena waktu pelaksanaannya bersamaan. Seusai jalan sehat acara selanjutnya adalah persipan untuk lomba Spensa Got Talent serta lomba-lomba lain. Perlu diketahui bahwa Spensa Got Talent merupakan lomba yang mrip dengan acara TV Britain Got Talent. Hanya saja durasi penampilan masing-masing kelas lebih lama daripada acara Britain Got Talent.
Serta tidak ada sistem yes dan no, tetapi penampilan dinilai oleh guru-guru yang menjadi juri. Sekitar pukul sepuluh berbagai lomba dimulai. Untuk lomba Spensa Got Talent penampil pertama adalah kelas 9 D. Kelas saya, kelas 8 h sendiri tampil nomor 11 dengan menampilkan 2 tari kreasi baru yaitu Tari Ondel-Ondel dan Tari Sesonderan lalu dilanjutkan dengan dance. Pelaksanaan SGT tahun ini benar-benar meriah. Para peserta sendiri sangat kreatif dan juga menampilkan penampilan yang unik. Berbagai penampilan unik tersebut ditutup oleh penampilan kelas 8 c yang menampilkan kebolehan dancenya. Penampilan 8 c tersebut mengakhiri perayaan HUT SMP Negeri 1 Wonosari.

Berikut foto-foto dari penampilan kelas saya










Senin, 04 September 2017

Nasgor spesial telur isi keju


NASI GORENG SPESIAL TELUR ISI KEJU


Kelompok :
1. Agneta Helga Kalista
2. Kukuh Lambar Pracoyo
3. Nadia Aprilia Putri
4. Salsabila Dewi Amalia
5. Ulfah Jaafar Maysaroh
6. Vincentius Artyanta Maheswara Purba


Alat :
1. Wajan
2. Teflon
3. Spatula
4. Mangkuk besar dan kecil
5. Piring 2 satu piring saji dan satunya piring biasa
6. Sendok dan garpu
7. Talenan
8. Pisau
9. Cobek dan ulekan
Bahan :
Nasi putih
1. Telur 2 butir
2. Keju secukupnya
3. Sosis 2 wadah isi 6 buah (kita pakai sosis lauk dari Ki*bo:))
4. Ayam suwir secukupnya
5. Bawang merah 3 siung dan putih 4 siung
6. Mentega 
7. Cabai (kita pakai B*ncabe ya!;))
8. Bawang merah goreng
9. Kecap
10. Garam
11. Mentimun
12. Tomat
Cara Membuat :
01. Cuci sayuran yang diperlukan dan pastikan alat-alatnya bersih ya!
02. Kupas bawang putih dan bawang merah
03. Masukkan bawang merah, bawang putih, dan garam ke cobek lalu ulek sampai halus
04. Pecahkan telur dengan sendok lalu masukkan ke mangkok
05. Kocok hingga tercampur rata
06. Siapkan wajan dan mentega panaskan lalu leleh
07. Goreng telur dengan cara diorak-arik hingga setengah matang
08. Masukkan bumbu hasil ulekan lalu tumis hingga harum
09. Masukkan nasi putih, sosis yang sudah diris tipis-tipis, dan ayam suwir
10. Masak hingga bumbu tercampur rata dengan nasi
11. Tambahkan kecap manis secukupnya
12. Ketika hampir matang tambahkan bon cabe lalu masak lagi hingga merata
13. Jika sudah matang pindahkan sebagian nasi ke mangkuk kecil untuk dicetak dan sebagian lagi ke piring biasa
14. Cetak nasi yang ada di mangkuk kecil ke piring saji
15. Kocok telur yang masih tersisa di mangkuk besar lalu tambahkan keju potong dadu tipis
16. Siapkan teflon dan panaskan mentega
17. Goreng telur di teflon hingga lebar sampai matang lalu tiriskan
18. Siapkan telur goreng kemudian bungkus nasi goreng yang belum dicetak menggunakan telur goreng
19. Potong telur isi nasi goreng menjadi beberapa bagian 
20. Hias nasi goreng bersama telur isi nasi goreng di piring saji
21. Taburkan bawang goreng di atasnya
22. Lalu potong mentimun serta tomat dan taruh di piring saji sebagai hiasannya
23. Hidangkan dengan sepenuh hati

1. Apakah tubuh kita mengeluarkan zat sisa? coba identifikasi zat sisa yang dikeluarkan oleh tubuhmu!

Tanya Jawab Sistem Ekskresi Permasalahan 1. Apakah tubuh kita mengeluarkan zat sisa? coba  identifikasi zat sisa yang dikeluarkan oleh tu...